Search

Citra Prana Paramita

Berbagi Untuk Menjadi Lebih Baik :)

Indonesia, Maafkan Saya..

Kini, genap sudah 70 tahun usiamu

22 tahun lebih aku hidup di tanahmu

Apa yang sudah kau beri untukku?

Alam yang indah, suara adzan yang mudah terdengar dimana-mana

Kemudahan sekolah dengan berbagai beasiswa yang kunikmati

Sudah cukup membuatku bersyukur hidup di tanahmu

Lantas apa yang sudah ku beri untukmu?

Hmm, rasanya aku perlu berpikir lagi

Tak banyak yang sudah aku beri selama ini

Indonesia, maafkan saya..

Yang belum bisa berbuat banyak untukmu

Indonesia, maafkan saya..

Tapi aku berjanji, untuk melunasi hutang kemerdekaan ini

Sesedikit apapun akan ku bagi ilmu ini

Demi wanita, dan anak-anak Indonesia yang lebih baik lagi

Semoga Allah meridhoi

Aamiin

3 Tipe Anak Muda

Bima Arya, dalam satu episode Mata Najwa bertema “Darah Muda” menjabarkan, bahwa baginya anak muda terbagi menjadi 3, yaitu :

– Anak muda yang masih bingung dengan dirinya

– Anak muda yang asik dengan dirinya

– Anak muda yang sudah selesai dengan dirinya

Entahlah, saya merasa klasifikasi ini tepat sekali menjabarkan  kondisi saya dan anak muda lainnya saat ini. Ketertarikan akan statement ini, mendorong saya untuk membahasnya dalam tulisan saya kali ini, mari disimak yah.

  Continue reading “3 Tipe Anak Muda”

Melukis Impian – Berkhayal Yuk! :D

Saya pernah dengar beberapa presentasi tentang “Life Plan”, dan banyak diantaranya membahas tentang kekuatan pikiran kita. Bagaimana hebatnya pikiran kita mendrive diri kita, agar impian yang ada di kepala bisa terwujud. Dan hebatnya, semakin jelas gambaran kita tentang impian tersebut, maka semakin mudah otak menerjemahkannya menjadi tahapan-tahapan untuk menbuat impian tersebut menjadi nyata. Pernah dengar sebuah quote dari  Walt Disney berikut? “If you can dream it, you can do it!”

100_2476

Continue reading “Melukis Impian – Berkhayal Yuk! :D”

Filosofi Panci

Untitled

Tau panci? Pasti tau lah ya, apalagi lebaran-lebaran gini, sayur dan opor pasti ditempatin di panci, hehe 😀 Entah ada angin apa, tapi suatu hari (sudah agak lama), saya sempet kepikiran bahwa sebetulnya kita bisa belajar kesederhanaan dan kegigihan loh dari panci. PANCI? Iya Panci! Bukan Banci yaa.. 😛 Mau tau kok bisa-bisa nya kita belajar dari panci, padahal kan panci biasanya cuma buat masak. Makanya, cekidot!

Continue reading “Filosofi Panci”

Untuk Apa Menulis?

6a00d8358081ff69e20192ac1350b7970d-800wi

Dulu, dulu sekali, saya pernah berpikir bahwa saya harus menulis blog hanya untuk menarik perhatian pembaca saja. Sebagai wujud aktualisasi diri, biar saya dianggap oke, cerdas, dan sebagainya, dan sebagainya. Apalagi dulu kan alamat blog biasanya disuruh di tulis di form aplikasi kerja, “ya harus okelah! Biar keliatan pinter gitu, jangan dodol-dodol amat, hehe”, begitu pikir saya dulu. Akibatnya dulu saya sempat selektif untuk menulis di blog, saya hanya menulis yang kira-kira hanya bisa mengimpress orang saja. Hingga akhirnya beberapa hari lalu, sewaktu iseng buka-buka blog, eh ternyata isinya boring banget. Gak ada yang bisa saya ketawain. Beda sama isi tumblr saya yang lebih “gue banget” dan gak palsu lah, haha. Disitu lebih kelihatan, “oh ini pasti waktu gue sedih karena itu”, “gilak, galau banget sih gue dulu”, “haha, ternyata childish gue gak ilang2 yah dari dulu”. Banyak hal yang bisa diketawain sendiri dari postingan-postingan jadul  ternyata. Hingga akhirnya semenjak saat itu, saya bertekad harus kembali nulis blog dengan tujuan sebagai catatan saya pribadi. Gada yang perlu dipikirin bahwa tulisan saya harus oke atau apalah, yaa kalau emang lagi dodol, dodol ajah, hehe. 😀

Tidak ada harapan lain, selain.. Saya bisa senyum-senyum lagi suatu hari nanti saat saya baca isi postingan-postingan saya saat ini, yaa yang serius, yaa yang dodol. Bukankah kedodolan dan keseriusan di ciptakan berpasangan? (Hahaa, sok pujangga banget sih lo Cit, plaak!) 😀

My Old Tumblr, Never Getting Old – citraprana.tumblr.com

Untitled

That moment when you find your old posts.. Precious! 🙂

Visit my old tumblr then : citraprana.tumblr.com

Tentang ASI dan Susu Formula

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum Wr Wb,

Halo teman2, udah lama banget nih saya ga ngepost notes/update blog lagi. Tapi InShaa Allah mumpung lagi libur lebaran, disempet-sempetin lah untuk nulis lagi, InShaa Allah semoga ilmunya bermanfaat yah. =)

Nah, kali ini topiknya adalah tentang ASI dan Susu Formula.

Jadi karena sekarang saya kerja di perusahaan produsen susu bayi, dan di bagian procurement nya pula (yang tukang beli-beli segala macam bahan-bahan buat bikin susu) saya mau menjabarkan dua jenis susu-susuan tersebut dari dari dua sudut pandang, sudut pandang ilmiah dan sudut pandang bisnis.

(sebelumnya ada disclaimer nih: konten-konten dibawah ini adalah bersumber dari referensi yang saya punya, jika ada pertentangan didalamnya, silakan di comment dan InShaa Allah jadi masukan bersama yah) – tulisan ini tujuannya sharing, gada menggurui/mendoktrin/promosi, kita sama-sama belajar, ok? =)

Continue reading “Tentang ASI dan Susu Formula”

UNWP Korea 2012 (Part 3 – Perjalanan ke Korea)

Tiba waktunya kamipun harus berangkat ke Korea, oia waktu itu lagi bulan puasa. Aku dan Qi janjian ketemuan naik Damri bareng di Botani. Waktu itu Qi telat dari jadwal janjian gara-gara nungguin nyokapnya bungkusin rendang,haha. Karena lama nunggu Qi telat, akhirnya aku cari-cari bekal buka puasa juga di Botani buat dibungkus (waktu itu sekitar jam 4 sorean). Eh tau-tau keasikan dan sampe lupa cek HP kalo si Qi udah sampe, dan kata dia Damrinya udah mau jalan. Jadilah aku lari-lari bawa-bawa koper dari parkiran Botani ke Damri, untung gak jauh. Tapi Alhamdulillah lagi, aku gak ketinggalan Damri dan aku pun ketemu Qi pas lagi lari-lari ngejar Damri, haha. Kita pun berangkat ke Cengkareng, ngobrol ngalor ngidul, sampe gak berasa udah nyampe. Kita nyampe pas magrib waktu itu, aku yang udah bawa minum dan roti buat ber2, batalin puasa dulu dan langsung ke Mushola. Kita ganti-gantian solat dan nunggu barang, sambil nunggu Nauli yang belom nyampe-nyampe juga. Dan di jalan itu pun kita masih sempet2nya ngerjain Nauli, biar bikin doi deg2an di jalan, haha. Habis solat, kita pun makan di KFC. Pas makan disana akhirnya Nauli dateng sama bonyoknya, jadilah kita ngobrol-ngobrol, sambil (lagi-lagi) ngecengin Nauli yang beda banget tingkahnya (jadi diem) kalo lagi sama Bonyoknya, wahaha :D. Dan waktu pun menunjukkan kalo kita harus segera check in, dan terbanglah kita pake Korean Air. Karena flight kita kira2 jam 11 malem, dan perjalanan sekitar 7 jam, maka jadilah kita harus Sahur di pesawat. Ini pengalaman pertama aku Sahur on the Air loh, setelah 1 taun sebelumnya pernah Buka on the Air waktu mau ke Bangkok. Kita sahur sekitar jam 1an, dan ada kejadian kocak juga. Waktu si Nauli baru pertama kali mesen Bimbimbap, dan itu makanan kelihatannya aneh dan ada saus ditube yang mirip kaya tube cat air, haha. Ternyata rasanya pun agak aneh, untung aku sama Qi makan yang normal-normal, nasi ikan. Abis makan itu kita langsung tidur sambil nunggu subuh. Itupun subuhnya kita kira2 aja, sekitaran jam 4, duh -_-“.  Di tengah-tengah perjalanan itu, tiba2 turbulence pesawatnya, serem banget. Naik turun gitu dan itu lebih dari 5 menit. Kita yang waktu itu lagi tidur akhirnya bangun karena goyangan itu. Aku dan Nauli yang ketakutan, ngadu ke Qi yang duduk ditengah. Qi akhirnya nyuruh kita dzikir ajah. Alhamdulillah goyangan itu berhenti juga, dan terakhir kita ketahui kalo goyangan itu gara-gara pas lewat Philipina lagi ada semacam badai. Dan baru aku tau juga, pas itu ternyata Nauli udah mikir yang aneh-aneh 😦 Duh, untungnya kita gak kenapa2 yah. 🙂

Continue reading “UNWP Korea 2012 (Part 3 – Perjalanan ke Korea)”

Perjalanan Cinta – Makkah (part 2)

Pagi itu seperti biasa, kami pergi ke Masjid pagi-pagi sebelum Subuh untuk menunaikan Shalat Tahajjud. Hari itu agendanya adalah city tour Makkah sambil mampir ambil Miqat ke Masjid Ji’ronah untuk umroh kedua. Setelah shalat subuh dan sarapan, kami pun berkumpul di lobby sekitar pukul 7 pagi. Kami berangkat serombongan dengan bus menuju beberapa tempat, diantaranya Jabal Tsur, Jabal Nur, Jabal Rahmah, Arafah, Mina, Muzdhalifah dan terakhir Masjid Ji’ronah. Diantara tempat-tempat tersebut, ada satu tempat yang juga dari dulu kepengen banget saya datangi deh, apa hayo? Ada yang bisa tebak? Yaitu adalah (engingeng) Jabal Rahmah! Betul sekali! Hehe 😀 Tempat bertemunya Nabi Adam dan Ibunda Siti Hawa ini emang sukses membuat saya penasaran untuk berdoa disana agar segera dipertemukan dengan jodoh saya. Aamiin, semoga yaa, hehe 😀

100_4772

Continue reading “Perjalanan Cinta – Makkah (part 2)”

Blog at WordPress.com.

Up ↑