Di awal bulan Juni 2011 yang lalu, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI) telah berhasil melakukan suatu program pengabdian masyarakat melalui salah satu Program Kerja Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FT yang bertajuk “Kerja Sosial” (KERSOS) 2011. Kersos ini merupakan salah satu kegiatan nyata dari mahasiswa Fakultas Teknik untuk mengamalkan apa yang kami dapatkan di dunia kampus untuk dapat diaplikasikan langsung di masyarakat sekitar sebagai salah satu program pengabdian masyarakat. Kersos yang dilaksanakan tahun ini bertempat di salah satu desa di Sukabumi yakni desa Parakan Salak.

Dalam kegiatan KERSOS ini, saya bertanggung jawab secara langsung dalam salah satu kegiatan yaitu pengembangan usaha kecil menengah di desa tersebut. Acara ini terdiri dari beberapa acara inti, yaitu seminar tentang pentingnya membangun wirausaha, workshop singkat tentang simulasi memproduksi dan memasarkan produk, dan yang terakhir adalah pembinaan dan pendampingan masyarakat dalam membentuk UKM yang sustainable.

Pada seminar awal yang kami laksanakan dengan tajuk “Pentingnya Membangun Wirausaha” ini, tak lain bertujuan untuk melecut semangat para masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga, untuk dapat termotivasi membuat suatu ide bisnis yang nantinya dapat berkembang dan dapat ikut serta berkontribusi dalam membangun perekonomian di desanya.

Kegiatan selanjutnya adalah workshop dan simulasi tentang bagaimana memproduksi dan memasarkan produk. Dalam kegiatan ini, ibu-ibu masyarakat Parakan Salak ditantang untuk menciptakan produk dari bahan yang telah disediakan panitia dan berlomba untuk menjualkannya. Kelompok pemenang adalah kelompok yang dapat memberikan hasil jualan terbanyak, dan berhak mendapatkan hadiah.

Kegiatan yang terakhir sekaligus kegiatan yang paling inti dari seluruh kegiatan ini adalah pembinaan dan pendampingan masyarakat dalam membentuk UKM yang sustainable. Hal ini kami lakukan dengan cara memberikan panduan pelatihan kepada ibu-ibu yang berkomitmen besar untuk menjalankan UKM ini. Panduan dan pelatihan ini meliputi panduan dalam melakukan research and development (R&D) produk untuk menghasilkan produk yang layak jual. Program ini membutuhkan waktu yang cukup lama prosesnya, sehingga secara rutin kami senantiasa datang ke Sukabumi minimal sebulan sekali untuk melakukan kegiatan pendampingan tersebut.

Setelah kurang lebih 3 bulan kami melakukan proses itu, Alhamdulillah kini telah terjadi beberapa improvement, diantaranya telah terbangun workstation yang lebih permanen, produk dengan kualitas yang lebih baik daripada sebelumnya, dan daerah pemasaran yang senantiasa meluas.

Kedepannya kami berharap besar dari kelompok UKM ini, agar dapat menghasilkan produk yang semakin kompetitif di pasaran sebagai komoditi oleh-oleh khas Sukabumi. Dengan demikian, cita-cita kami untuk dapat berkontribusi nyata membangun desa Parakan Salak, Sukabumi dapat terwujud!

– Citra Prana Paramita (@citraprana)

Advertisements