Kehidupan..

Tempat dimana kita tidak pernah berhenti belajar..

Dari manapun.. Tentang apapun.. Oleh siapapun..

Karena kita tidak pernah tahu, kemana kita akan pergi, apa, dan siapa yang akan temui esok hari. Boleh jadi dari situlah ada ilmu baru yang kita dapatkan.  Sehingga tidak ada salahnya jika kita kehidupan yang kita jalani ini kita sebut sebagai Universitas Kehidupan.

Lantas ilmu apa yang paling ingin saya tekuni dalam Universitas Kehidupan ini? Jawabannya adalah ilmu Ikhlas. Karena bagi saya, sejatinya Ikhlas itu ibarat air. Ia yang dapat meredam emosimu dikala marah, ia yang dapat memberimu tenaga disaat lelah, dan ia pula yang dapat mendamaikanmu disaat gelisah. Karena sudah pasti akan ada saat-saat sulit yang akan kita hadapi di kehidupan ini, dimana Ikhlas adalah satu hal yang penting yang harus kita miliki. Sayangnya, kadang Ikhlas tak semudah itu bisa hadir. Oleh karena itulah, bagi saya, Ikhlas harus selalu dipelajari, diupayakan dan diamalkan.

Satu hal lagi, Ikhlas tak dapat berdiri sendiri. Bagi saya, ia harus bersanding juga dengan Sabar, Syukur, Tawakal, dan Tidak Berputus Asa dari Rahmat Allah. Sehingga untuk dapat memahami sebenar-benarnya Ikhlas, maka bersabar, bersyukur, bertawakal serta tak henti mengharap rahmat Allah merupakan salah satu strategi untuk menjemputnya.

Karena ilmu itu adalah prasyarat untuk sebuah amal, maka adab adalah hal yang paling didahulukan sebelum ilmu – (Materi Matrikulasi Institut Ibu Profesional)

Mengenai adab dalam menuntut ilmu, sudah pasti dalam menekuni ilmu Ikhlas juga dibutuhkan adab. Terlebih, Ikhlas merupakan salah satu ilmu yang mulia, sehingga perlu kemuliaan juga dalam menekuninya. Salah satu hal yang akan dan tetap harus saya upayakan sebelum menuntut ilmu Ikhlas adalah senantiasa mengosongkan diri ini dari kesombongan dari sifat merasa sudah menjadi orang yang Ikhlas. Dengan demikian, saya akan berusaha terus dan terus menerus untuk mengupayakan agar diri ini agar Ikhlas, karena saya bukan apa apa dan bukanlah siapa siapa. Kita tak lain adalah jiwa-jiwa yang masih diberi kesempatan oleh Allah di dunia ini untuk menuai kebaikan dan memberi manfaat bagi lebih banyak orang. Lantas, apa yang patut kita sombongkan? Jadi, Ikhlaslah.

ikhlas01

Advertisements